TNI AL-Kodaeral IX, Ambon (9/10/2026). Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX menegaskan dukungannya terhadap penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pertumbuhan ekonomi daerah melalui kehadiran perwakilannya dalam Opening Ceremony Maluku Manggurebe ke-6 Tahun 2026 di Taman Pattimura, Jl. Slamet Riyadi, Sirimau, Kota Ambon, Jumat (9/10/2026).
Komandan Satuan Pertahanan Pantai (Dansathantai) Kodaeral IX, Kolonel Laut (P) Frejhon Da Costa bersama Kepala Keuangan Wilayah (Kakuwil) Kodaeral IX, Kolonel Laut (S) Eko Judianto hadir mewakili Komandan Kodaeral IX Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H., dalam kegiatan yang menjadi salah satu upaya mendorong pengembangan UMKM dan memperkuat perekonomian di Provinsi Maluku.
Mengusung tema “Manggurebe Mendorong Kreativitas dan Inovasi UMKM untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berdaya Tahan”, kegiatan ini menjadi wadah bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk unggulan, memperluas akses pasar, serta meningkatkan daya saing melalui kreativitas, inovasi, dan pemanfaatan teknologi digital.
Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Ir. Sadali Ie, Ketua TP-PKK/Dekranasda Provinsi Maluku Ny. Maya Baby Rampen Lewerissa, Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sulawesi Selatan M. Amando Irawan, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala KPw BI Provinsi Maluku Surya Alamsyah, Kabinda Maluku Marsma TNI R. Harys Suryo Mahendro.
Kemudian Wakil Ketua III DPRD Provinsi Maluku Abdullah Azis Sangkala, Wali Kota Ambon Drs. Bodewin M. Wattimena, Kepala OJK Provinsi Maluku Haramain Billady, serta unsur Forkopimda, perbankan, pimpinan BUMN/BUMD, instansi pemerintah, dan masyarakat.
Dalam sambutan Gubernur Maluku yang dibacakan oleh Sadali Ie, Pemerintah Provinsi Maluku menyampaikan apresiasi kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku atas konsistensi penyelenggaraan Maluku Manggurebe yang telah memasuki tahun keenam.
Kegiatan ini dinilai sejalan dengan upaya memperkuat UMKM sebagai salah satu penggerak perekonomian daerah. Sambutan tersebut juga menyoroti kinerja ekonomi Maluku yang tumbuh sebesar 5,31 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) pada triwulan II 2026, meningkat dibandingkan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar 5,16 persen.
Potensi sumber daya alam Maluku, khususnya sektor perikanan, pala, cengkih, serta kerajinan dan busana khas daerah, dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tambah.
Kehadiran perwakilan Kodaeral IX dalam kegiatan ini merupakan wujud dukungan TNI AL terhadap sinergi lintas sektor dalam mendorong pembangunan daerah. Kolaborasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, TNI-Polri, dunia usaha, dan pelaku UMKM diharapkan dapat memperkuat ekosistem usaha yang inklusif, produktif, dan berdaya saing.
Melalui Maluku Manggurebe ke-6 Tahun 2026, Kodaeral IX berharap pelaku UMKM di Maluku semakin berkembang, mandiri, dan inovatif sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. (@Dispen Kodaeral IX).




